Bersama Marojahan Andrian Manalu- Direktur Rumah Karya Indonesia

๐Ÿ“†Kamis, 18 Juni 2020
๐Ÿ•10:00-12:00

Pemandu :
Avianti Armand
Felencia Hutabarat

Festival komunitas yang terwujud dalam atraksi wisata yang mengangkat alam dan budaya lokal, akan memberikan dampak ekonomi langsung dan tidak langsung bagi masyarakat dan daerah tempat diselenggarakannya. Dampak langsungnya adalah datangnya wisatawan ketika festival berlangsung, sedangkan dampak tidak langsungnya adalah promosi akibat pemberitaan oleh media massa. Ketika sebuah festival terselenggara, roda perekonomian suatu daerah pasti akan terdampak, hotel dan restoran hidup, bisnis UMKM berjalan, pedagang kaki lima pun kebagian rejeki.

Dalam mendukung pemerintah mengangkat wilayah Sumatera Utara khususnya Danau Toba sebagai destinasi wisata unggulan, adalah Rumah Karya Indonesia (RKI) menyelenggarakan festival tahunan yang melibatkan masyarakat desa-desa yang ada di sekitar Danau Toba. RKI melibatkan banyak pekarya seni sebagai upaya merawat, memaknai dan menghidupkan tradisi masyarakat lokal melalui program manajemen seni, riset dan penerbitan serta disikusi/seminar/workshop. Dikepalai oleh Marojahan Andrian Manalu, festival masyarakat diadakan sebagai kegiatan yang bertujuan untuk menjadikan seni tradisi sebagai sumber inspirasi, kreativitas dan pengetahuan untuk mencapai Indonesia yang berkepribadian.

#siapbersamaKUMKM
#UMKMnaikkelas
#BanggaBuatanIndonesia

DAFTAR