Bincang-bincang dengan Sianti Chandra, Dosen Hukum Universitas Agung Podomoro & Praktisi Hukum Penyelesaian Hubungan Industrial

Pemandu:
Agung Darmawan

📆 Jumat, 16 Oktober 2020
🕙 10.00 – 12.00 WIB

Secara terminologi, omnibus berasal dari Bahasa Latin yang berarti untuk semuanya. Dalam konteks hukum, omnibus law adalah hukum yang bisa mencakup untuk semua atau satu undang-undang yang mengatur banyak hal. Dengan kata lain, omnibus law artinya metode atau konsep pembuatan regulasi yang menggabungkan beberapa aturan yang substansi pengaturannya berbeda, menjadi satu peraturan dalam satu payung hukum.

Dalam omnibus law yang kini ramai dibicarakan, terdapat tiga RUU yang siap diundangkan, antara lain RUU tentang Cipta Kerja, RUU tentang Ketentuan dan Fasilitas Perpajakan untuk Penguatan Perekonomian, dan RUU tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan. Namun demikian, Omnibus Law Cipta Kerja jadi RUU yang paling banyak jadi sorotan publik. Selain dianggap banyak memuat pasal kontroversial, RUU Cipta Kerja dinilai serikat buruh hanya mementingkan kepentingan investor. Secara substansi, RUU Cipta Kerja adalah paket Omnibus Law yang dampaknya paling berpengaruh pada masyarakat luas, terutama jutaan pekerja di Indonesia.

Smesco Sparc Bidang Legalitas dan Perizinan kali ini akan membahas pasal-pasal yang diubah dalam Omnibus Law Ketenagakerjaan, bersama Expert Legalitas dan Perizinan, Agung Darmawan dan Narasumber, Sianti Candra

Daftar


#siapbersamaUMKM
#UKMnaikkelas
#BanggaBuatanIndonesia